Analisis persaingan dengan menggunakan model lima kekuatan persaingan menurut M. Porter PT Waskita Karya :
Substitusi :
Dalam membangun suatu bangunan yang terpenting adalah lokasi dan struktur bangunan. Apabila lokasi bermasalah maka perusahaan harus mencari lokasi yang lebih bagus. Dan dalam struktur bangunan perusahaan memiliki bahan-bahan yang berkualitas atau menggunakan bahan pengganti yang kualitasnya tidak jauh berbeda agar struktur bangunan menjadi lebih kokoh.
Pemasok :
Perusahaan mendapat bahan-bahan untuk melakukan suatu proyek dari perusahaan yang menjual dan memproduksi bahan-bahan bangunan seperti beton.
Pembeli :
Sebagian besar perusahaan menerima kontrak kerja dengan pemerintah untuk membangun bangunan pemerintah dan fasililats negara.
Persaingan antar penjual dalam satu industri :
Walaupun PT Waskita Karya adalah badan usaha milik negara, tetapi banyak sekali perusahaan yang bergerak di industri yang sama. Strategi untuk menghadapi persaingan ini adalah dengan meningkatkan kinerja perusahaan dan meningkatkan kualitas bangunan
Pendatang baru potensial :
Banyak perusahaan baru yang memiliki kinerja dan kualitas yang lebih baik. Dan cara untuk menghadapinya sama seperti yang tertulis diatas, yaitu meningkatkan kinerja perusahaan dan meningkatkan kualitas bangunan.
Senin, 19 April 2010
Analisis SWOT PT Waskita Karya
Landasan Teori
Salah satu metoda analisis lingkungan yang sering digunakan adalah Analisis SWOT (Strenght / Kekuatan, Weaknesess / Kelemahan, Opportunity / Peluang, Threats /Ancaman).
Kekuatan adalah variabel atau faktor-faktor internal seperti teknologi yang dimiliki perusahaan, sumberdaya manusia (karyawan dan manajemen), sistem, maupun modal, yang mampu menjadikan perusahaan memiliki keunggulan tertentu. Paling tidak, faktor tersebut menjadi penentu utama untuk mempertahankan atau kalau bisa mengembangkan-kinerja perusahaan. Sedangkan kelemahan adalah faktor yang menyebabkan perusahaan tidak mampu mengerjakan sesuatu yang ternyata dapat dikerjakan dengan baik dan atau lebih murah oleh pesaingnya. Faktor ini dianalisis dapat menyebabkan penurunan kinerja perusahaan.
Sementara itu, yang disebut dengan peluang dan ancaman adalah faktor-faktor yang berasal dari luar perusahaan, misalnya:
1. Ancaman dominan dalam industri
2. Kekuatan dan dorongan persaingan dalam industri
3. Faktor penyebab perubahan
4. Aktivitas pesaing
5. Faktor yang menentukan keberhasilan untuk bersaing dalam industri
6. Daya tarik industri
(sumber : http://wardoyo.staff.gunadarma.ac.id)
Pembahasan
Tujuan : Meraih laba, membangun citra, dan mengembangkan profesionalisme.
Visi : Menjadi badan usaha terkemuka dalam industri konstruksi.
Misi : Meningkatkan nilai perusahaan melalui produk dan jasa konstruksi yang bernutu dan berdaya saing tinggi.
(Sumber : http://portal.bumn.go.id/waskita)
Strenght :
PT Waskita Karya merupakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang konstruksi yang tidak hanya membangun bangunan milik pemerintah tetapi juga membangun bangunan untuk pihak swasta.
Weakness :
Karena perusahaan ini milik pemerintah sebagian besar modal yang diterima untuk melaksanakan sebuah proyek berasal dari pemerintah.
Opportunity :
PT Waskita Karya selalu mendapatkan kontrak dari pemerintah untuk membangun bangunan pemerintah dan membangun fasilitas-fasilitas negara, tetapi tidak hanya bangunan dan fasilitas negara saja seperti apartemen dan kantor bank swasta.
Threats :
Sebagian besar PT Waskita Karya membangun bangunan pemerintah dan fasilitas negara, modal yang diperoleh berasal dari pemerintah, dan proyek akan berjalan apabila ada kontrak kerja dengan pemerintah.
Salah satu metoda analisis lingkungan yang sering digunakan adalah Analisis SWOT (Strenght / Kekuatan, Weaknesess / Kelemahan, Opportunity / Peluang, Threats /Ancaman).
Kekuatan adalah variabel atau faktor-faktor internal seperti teknologi yang dimiliki perusahaan, sumberdaya manusia (karyawan dan manajemen), sistem, maupun modal, yang mampu menjadikan perusahaan memiliki keunggulan tertentu. Paling tidak, faktor tersebut menjadi penentu utama untuk mempertahankan atau kalau bisa mengembangkan-kinerja perusahaan. Sedangkan kelemahan adalah faktor yang menyebabkan perusahaan tidak mampu mengerjakan sesuatu yang ternyata dapat dikerjakan dengan baik dan atau lebih murah oleh pesaingnya. Faktor ini dianalisis dapat menyebabkan penurunan kinerja perusahaan.
Sementara itu, yang disebut dengan peluang dan ancaman adalah faktor-faktor yang berasal dari luar perusahaan, misalnya:
1. Ancaman dominan dalam industri
2. Kekuatan dan dorongan persaingan dalam industri
3. Faktor penyebab perubahan
4. Aktivitas pesaing
5. Faktor yang menentukan keberhasilan untuk bersaing dalam industri
6. Daya tarik industri
(sumber : http://wardoyo.staff.gunadarma.ac.id)
Pembahasan
Tujuan : Meraih laba, membangun citra, dan mengembangkan profesionalisme.
Visi : Menjadi badan usaha terkemuka dalam industri konstruksi.
Misi : Meningkatkan nilai perusahaan melalui produk dan jasa konstruksi yang bernutu dan berdaya saing tinggi.
(Sumber : http://portal.bumn.go.id/waskita)
Strenght :
PT Waskita Karya merupakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang konstruksi yang tidak hanya membangun bangunan milik pemerintah tetapi juga membangun bangunan untuk pihak swasta.
Weakness :
Karena perusahaan ini milik pemerintah sebagian besar modal yang diterima untuk melaksanakan sebuah proyek berasal dari pemerintah.
Opportunity :
PT Waskita Karya selalu mendapatkan kontrak dari pemerintah untuk membangun bangunan pemerintah dan membangun fasilitas-fasilitas negara, tetapi tidak hanya bangunan dan fasilitas negara saja seperti apartemen dan kantor bank swasta.
Threats :
Sebagian besar PT Waskita Karya membangun bangunan pemerintah dan fasilitas negara, modal yang diperoleh berasal dari pemerintah, dan proyek akan berjalan apabila ada kontrak kerja dengan pemerintah.
Kekuatan dan Kelemahan PT Waskita Karya
Kekuatan :
PT Waskita Karya merupakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang konstruksi yang tidak hanya membangun bangunan milik pemerintah tetapi juga membangun bangunan untuk pihak swasta.
Kelemahan :
Karena perusahaan ini milik pemerintah sebagian besar modal yang diterima untuk melaksanakan sebuah proyek berasal dari pemerintah
PT Waskita Karya merupakan badan usaha milik negara yang bergerak di bidang konstruksi yang tidak hanya membangun bangunan milik pemerintah tetapi juga membangun bangunan untuk pihak swasta.
Kelemahan :
Karena perusahaan ini milik pemerintah sebagian besar modal yang diterima untuk melaksanakan sebuah proyek berasal dari pemerintah
Langganan:
Komentar (Atom)